FKM UNDIP kampanyekan Safety Behavior

Release Seminar Nasional K3 2012 FKM UNDIP

Pemaparan materi dari Fire and Emergency Services PT. Vale Indonesia

Occupational Safety and Health (OSH) Forum Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro menggelar Seminar Nasional K3 2012 bertajuk “Peran Ahli K3 dalam penerapan safety behavior untuk mewujudkan safety culture di lingkungan kerja pertambangan dan migas” pada hari Sabtu (29/09) di gedung Prof. Soedarto, SH Undip Tembalang.

Seminar ini merupakan salah satu rangkaian acara Dies Natalis Undip ke-55 dan dihadiri oleh kurang lebih 1000 peserta baik dari perguruan tinggi negeri atau swasta se-Indonesia dan praktisi yang bekerja dibidang pertambangan dan migas. Dekan FKM Undip, Dra. Tinuk Istiarti, M.Kes menyatakan bahwa dalam mewujudkan safety cultue di lingkungan kerja diperlukan safety knowledge dan safety behavior. Beliau menambahkan, diadakannya seminar ini bertujuan untuk mengampanyekan safety behavior di kalangan mahasiswa dan pekerja, khususnya di lingkungan pertambangan dan migas. “Acara ini juga bermanfaat untuk memotivasi pekerja dalam menerapkan safety behavior di lingkungan kerja serta bagi mahasiswa dapat menambah wawasan terhadap safety behavior di lingkungan kerja nantinya” imbuhnya.

Sesi pertama diisi oleh 3 pembicara dari PT. Vale Indonesia, PT. Pertamina Drilling Services Indonesia, dan Lembaga Sertifikasi Profesi K3-ICCOSH. Pada sesi ini, Master Assesor LSP-K3 ICCOSH, Drs. Sugiyanto Ph.D MBA menekankan mengenai penerapan safety behavior yang wajib dilakukan pada setiap aktivitas guna terwujudnya safety culture. “Budaya safety harus benar-benar masuk kedalam setiap tetes darah, mulai dari bangun tidur kita harus berperilaku aman” ujarnya. Sedangkan Dewan komisaris PT. Pertamina Drilling Services Indonesia, Ir. Suyartono, M.Sc lebih menekankan mengenai penerapan safety behavior di lingkungan kerja migas. Beliau menambahkan, penyebab kecelakaan kerja yang paling banyak adalah faktor manusia karena perilaku yang tidak aman saat bekerja (unsafe act) sehingga penerapan safety behavior sangat penting untuk mencapai zero accident di perusahaan.

Sesi kedua dilanjutkan pemberian materi dari Manager OHS Services PT. Freeport Indonesia, Mustangid Muhammad Ismail yang mengulas mengenai safety leadership. Pada aspek ini, lebih menekankan mengenai penerapan aspek-aspek SMK3, termasuk pemberian reward dan punishment. Materi mengenai pengaruh motivasi disampaikan oleh pembicara dari Manager OSHE PT. Cipta Kridatama, Johannes PHS. Menurut yang disampaikan beliau, untuk mewujudkan safety culture di lingkungan kerja diperlukan proses yang lama, untuk itu perlu adanya kesadaran perilaku safety pada setiap individu.

Acara berlangsung lancar dan antusias para peserta menambah poin wawasan materi yang lebih luas. Panitia berharap dengan terselenggaranya acara seminar ini dapat memberikan gambaran mengenai safety behaviour di lingkungan kerja. “Acara berlangsung sesuai rencana dan panitia dapat berkoordinasi dengan baik, harapannya seminar ini dapat memberikan manfaat untuk semua,” tutur Ketua panitia Seminar Nasional K3 2012, Solikhul Hadi.

*pianHervian & Atiqoh melaporkan langsung dari tempat acara hehehe :p*

Dewan Komisaris PT Pertamina Drilling Services Indonesia

Pemaparan materi dari PT Freeport dan PT Cipta Kridatama pada sesi kedua

About pianhervian

Aku hanyalah manusia biasa yang sedang menempuh pendidikan di Fakultas Kesehatan Masyarakat UNDIP angakatan 2009.... Ingin belajar dan berbagi Cerita dan Informasi di dunia maya....

Posted on 29 September 2012, in Release and tagged . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: