Lebaran Ketupat (Bakdo Kupat), Salah Satu Tradisi Jawa yang Patut Dilestarikan :D

Agak sedikit berbeda dengan kaum muslim di kota metropolitan, yang mana banyak diberitakan bahwa lebaran idul fitri identik dengan masakan ketupat dan opor ayam. Namun di desa kami ketika lebaran idul fitri hanya ada masakhan khas lebaran seperti sambel goreng krecek, semur, ayam goreng tanpa ada ketupat. Nah inilah yang unik, ketupat itu justru dimasak dan dikonsumsi beberapa hari setelah lebaran. Ada suatu event yang berbeda yaitu Bakdo Kupat. Lebaran ketupat atau biasa yang disebut Bakdo Kupat merupakan salah satu tradisi yang ada di Jawa Tengah. Lingkungan sekitar tempat tinggal saya masih kental sama lebaran ketupat ini. Lebaran ketupat dirayakan H+7 lebaran.

Saya kurang tahu sebenarnya darimana asal usul dari lebaran ketupat ini. Namun setelah browsing saya menemukan jawabannya. Hehehe. Setelah puasa Ramadhan selama sebulan penuh, kaum muslim pasti merayakan hari kemenangannya pada tanggal 1 syawal. Pada hari itu semua kaum muslimin tidak boleh berpuasa alias haram untuk berpuasa. Nah setelah tanggal 1 syawal, kaum muslimin disunnahkan untuk melaksanakan ibadah puasa Syawal, yaitu puasa 6 hari dibulan Syawal. Nah, puasa syawal itu bisa dimulai pada tanggal 2 Syawal. Setelah melakukan puasa syawal selama  6 hari maka dari itu kaum muslimin jawa menutup puasa syawal dengan lebaran ketupat atau bakdo kupat. Nah begitulah ceritanya.. hhehhee.

Biasanya nih pasar-pasar pada jualan janur (bahan baku untuk membuat selongsong ketupat) mendekati hari lebaran ketupat. Dan dijamin deh pasar tambah rame soalnya banyak yang mau nyari janur maupun selongsongan ketupat yang udah jadi. Nah.. kalo udah dapet janur baru deh dibikin selongsongan menjadi  ketupat. Eiits… ada 2 macam bentuk ketupat, bentuk persegi sama jajar genjang. Kalo saya bisanya bikin yang bentuk persegi.. hehe. Kalo bentuk persegi biasa disebut dengan kupat biasa. Kalo bentuk jajar genjang ada sebutan sendiri nih, Luwar namanya. Selain ketupat ada lagi nih menu yang biasa ditemui di lebaran ketupat, Legondo. Makanan ini dibuat dari beras ketan yang dicampur dengan parutan kelapa dan dibungkus dengan janur lalu di rebus sampai matang.

Legondo

Nama Kupat, Luwar dan Legondo itu mempunyai maknanya sendiri-sendiri. Untuk Luwar sama Legondo saya lupa apa maknanya.. hehe maklum tidak terlalu saklek ama tradisi ini sih,..hehe. kalo kupat itu dalam filosofi Jawa, ketupat atau kupat berarti ëngaku lepatí atau mengakui kesalahan. Ada juga, kupat  dapat diartikan dengan ëlaku papatí atau empat tindakan. Laku papat itu adalah Lebaran, Luberan, Leburan dan Laburan.

Lebaran berarti lebar, maksudnya adalah tanda selesainya puasa ramadhan dan syawal.  Luberan, berarti melimpah. Ibarat air dalam tempayan, isinya melimpah, sehingga tumpah ke bawah. Ini simbol yang memberikan pesan untuk memberikan sebagian hartanya kepada fakir miskin, yaitu sedekah dengan ikhlas seperti tumpah atau lubernya air dari tempayan tersebut. Kemudian Leburan, maksudnya adalah bahwa semua kesalahan dapat lebur (habis) dan lepas serta dapat dimaafkan pada hari tersebut. Yang terakhir adalah Laburan. Di Jawa, labur atau kapur adalah bahan untuk memutihkan dinding. Ini sebagai simbol yang memberikan pesan untuk senantiasa menjaga kebersihan diri lahir dan batin…

Nahh.. itulah salah satu tradisi yang ada di jawa tengah, Lebaran ketupat atau Bakdo kupat.. selamat menikmati hidangan ketupat ama legondonya yaaa….😀 hehehe

(Sumber : Dari Berbagai Sumber)

About pianhervian

Aku hanyalah manusia biasa yang sedang menempuh pendidikan di Fakultas Kesehatan Masyarakat UNDIP angakatan 2009.... Ingin belajar dan berbagi Cerita dan Informasi di dunia maya....

Posted on 24 Agustus 2012, in Serba-serbi. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: