Ketika “Peminatan” Berujung Pemaksaan

Tulisan ini mungkin berbelit-belit..maklum nulis dalam keadaan GALAU  Tingkat Akut !!

Mati satu tumbuh seribu, mungkin ini pribahasa yang tidak tepat untuk menggambarkan masalah yang kami rasakan (gak nyambung yo wess!!.hahaha). Masalah satu belum kelar urusannya, ditambah dengan masalah-masalah yang lain. Contohnya saja, masalah tentang dana sumbangan F** yang diwajibkan bagi seluruh mahasiswa namun masih belum ada kejelasan kemana aliran dana itu tersalurkan, sekarang ditambah lagi dengan masalah yang baru. Mulai dari sistem SCL (Student Centered Learning) semester 5 yang berantakan – tidak terorganisir dengan baik – sehingga membuat mahasiswa semester 5 kebingungan akan tugas yang diberikan. Sampai masalah peminatan perkuliahan akhir-akhir ini.

Super Galau Tingkat Akut (lebay…). Mungkin frase yang tepat untuk menggambarkan keadaan mahasiswa semester 5 saat ini di fakultas saya mengadu nasib tentunya. Bagaimana tidak?, Semester depan (semester 6_red) sudah mulai perkuliahan peminatan, dimana mahasiswa angkatan kami berpisah sesuai dengan jurusan yang diminatinya. Tentunya, saat inilah masa dimana kami memikirkan kemana arah atau minat kami di perkuliahan nantinya. Galau…peminatan apa yang akan kami ambil, peminatan apa yang sesuai dengan kemampuan kami, dan peminatan apa yang sesuai dengan nilai kami. (Hmmm… galau banget dah… -____-)

Dulu waktu akhir semester 4 (atau awal semester 5 yak? Saya lupa) sudah ada sosialisasi mengenai peminatan oleh tim yang terkait. Dalam sosialisasi tersebut dijelaskan bahwa penentuan peminatan berdasarkan NILAI MATA KULIAH KHUSUS dari masing-masing peminatan. Jadi bagi mahasiswa yang sudah tidak mencukupi nilai tersebut maka tidak akan bisa masuk pada peminatan yang sesuai dengan mata kuliah itu. Selain itu juga ada kuota dan menggunakan sistem siapa cepat mengumpulkan angket maka dialah yang mempunyai kesempatan untuk dapat menjadi bagian dari peminatan itu.

Namun akhir-akhir ini ada informasi yang menyebar luas dan membuat Galau mahasiswa dari tingkat akut manjadi Kronis. Ya, pemilihan peminatan ditentukan hanya menggunakan sistem onlen-lewat sistem informasi akademik (SIA), siapa cepat dia dapat dan kuota masing-masing peminatan hanya 36 dan sebagian sudah terisi oleh mahasiswa alih jalur. Busset dah….sangat miris sekali. Selama satu semester kami belajar untuk bisa mendapatkan nilai mata kuliah tertentu agar dapat masuk peminatan tertentu tapi karena koneksi internet yang buruk membuat apa yang kami lakukan sia-sia (ya gak sia-sia juga sih, tapi apa yang diharapkan tidak sesuai dengan kenyataan – sakiit). Ya, nasib perkuliahan kami HANYA ditentukan oleh koneksi jaringan internet masing-masing mahasiswa (sistem apaan ini??  -__-).

Ketika kuota sudah terpenuhi, maka mahasiswa sudah tidak dapat lagi memilih peminatan itu. Dan ketika semua peminatan yang bener-bener menjadi MINAT dari mahasiswa itu sudah terpenuhi kuotanya semua apakah iya mahasiswa itu tetap memilih peminatan yang TIDAK diminatinya?. Bukankah “PEMINATAN” itu sesuai dengan apa yang menjadi MINAT dari mahasiswa?. Nah kalau permasalahan seperti itu bagaimana?. Apakah iya selama dua semester kami kuliah dan mengerjakan tugas kahir dengan peminatan yang tidak kami inginkan?. (…Peminatan macam apa coba?…). Sudah bergeser makna dari “Peminatan” itu sendiri.

Memang peminatan bukanlah akhir dari segalanya, toh kalau lulus kami tidak membawa embel-embel peminatan melainkan tetap membawa nama fakultas. Meskipun mungkin nanti ketika kami bekerja tidak sesuai dengan peminatan yang kami ambil, tapi setidaknya kami belajar sesuai dengan apa yang kami inginkan atau minati. Dan ketika kami mengerjakan sesuatu yang kami minati dengan senang maka hasil yang akan didapatkan juga LEBIH MEMUASKAN!!!.

(-___-) …. Sesuatu Banget Deh Semester 5 ini …. (-___-)

About pianhervian

Aku hanyalah manusia biasa yang sedang menempuh pendidikan di Fakultas Kesehatan Masyarakat UNDIP angakatan 2009.... Ingin belajar dan berbagi Cerita dan Informasi di dunia maya....

Posted on 3 Desember 2011, in Serba-serbi, Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: